Penjelasan global tentang motif batik

Motif batik adalah gambar berupa perpaduan antara garis, bentuk dan isen-isen menjadi satu kesatuan serasi yang membentuk gambar batik secara keseluruhan. Disebut juga pola batik atau corak batik. Jenis motif batik antara lain adalah motif tumbuhank, hewan, manusia, bentuk geometris, non geometris dan sebagainya. Motif batik sering dipakai untuk menunjukkan status sosial, dipakai pada acara tertentu dan mempunyai makna filosofis tertentu. Karena itu, motif batik sering menjadi ciri khas dari batik yang diproduksi oleh daerah atau golongan tertentu.  

Ada ribuan motif batik di Indonesia baik karya luhur nenek moyang sejak dahulu kala maupun karya para perajin kreatif di era kini. Pada dasarnya, ribuan motif batik ini bisa dikelompokkan menjadi 7 bagian, yaitu :

1. Motif batik parang. 
Gambar Motif Batik Parang
Motif Batik Parang
Motif ini adalah motif yang tertua di Indonesia, sudah dikenal sejak jaman kerajaan Mataram Kartasura. Motif batik ini memiliki makna filosofi yang sangat tinggi berupa nasihat agar pantang menyerah sebagaimana ombak di lautan yang terus bergerak. Batik motif parang juga menggambarkan jalinan yang tidak pernah putus, baik dalam makna memperbaiki diri, upaya memperjuangkan kesejahteraan hidup maupun wujud pertalian kekerabatan. Di masa lalu, batik motif parang ini merupakan hadiah dari bangsawan kraton kepada anak-anaknya, misalnya batik motif parang rusak dan parang klitik.
2. Motif Batik Geometri. 
Gambar Motif Batik Geometri
Motif Batik Geometri
Motif Batik ini adalah motif batik yang ornamen-ornamennya tersusun secara geometris. Ciri motif batik geometri adalah motif ini mudah dibagi menjadi bagian-bagian yang disebut satu “raport”. Misalnya: Motif Gambir Saketi, Limaran, Sriwedari, dan Tirta Reja.
3. Motif Batik Banji. 
Gambar Motif Batik Banji
Motif Batik Banji
Motif ini mempunyai makna keteraturan dalam kehidupan atau kunci perhiasan yang terkunci rapat, contohnya: Motif Banji Bengkok.
4. Motif Batik Tumbuh-tumbuhan Menjalar. 
Gambar Motif Batik Tumbuhan Menjalar
Motif Batik Tumbuhan Menjalar
Motif ini memiliki makna kesinambungan antar manusia dan alam yang indah dan harmonis, contohnya: motif Cokrak-cakrik, motif Luwung Klewer, motif Semen Yogya.
5. Motif Batik Tumbuh-tumbuhan air. 
Gambar Motif Batik Tumbuhan Air
Motif Batik Tumbuhan Air
Motif ini menggambarkan peran tumbuhan air dalam kehidupan manusia, contohnya: Motif Ganggong, Motif Ganggong Sari.
6. Motif Batik Bunga. 
Gambar Motif Batik Bunga
Motif Batik Bunga
Motif bunga dan daun secara sederhana bermakna suatu keindahan, kecantikan, dan kebahagiaan. Motif yang sederhana seperti dedaunan. Motif ini bisa bermakna sebagai wahyu dari Tuhan Yang Maha Esa untuk menggapai suatu cita-cita. Seperti kehidupan yang baik, kenaikan pangkat, rizki yang berlimpah, dan penghargaan. Contoh: Motif Kembang Kenikir, Motif Truntum.
7. Motif Batik Satwa. 
Gambar Motif Batik Satwa
Motif Batik Satwa
Motif fauna merupakan bentuk gambar motif yang terinspirasi dari hewan tertentu. Hewan tersebut pada umumnya telah mengalami perubahan bentuk atau stilasi. Figur hewan yang ada pada motif ini memiliki makna yang dalam dan berlainan, misalnya figur burung yang menggambarkan kebebasan, figur gajah yang memiliki makna kekuatan yang besar, dan lain sebagainya. Beberapa hewan yang biasa digunakan sebagai objek motif batik ini adalah kupu-kupu, burung, kadal, gajah, dan ikan. Motif fauna telah mengalami deformasi namun tidak meninggalkan wujud aslinya. Contoh: Motif Gringsing, Motif Sido Mukti.
Perpaduan Motif Batik.
Dengan semakin berkembangnya Motif Batik sebagai trend fashion, kain batik yang cenderung klasik sebaiknya dipadu dengan motif polos berwarna. Untuk batik bermotif kecil bisa dipadu dengan bahan bermotif lain seperti polkadot atau garis-garis. Paduan dua motif berbeda merupakan ciri khas gaya remaja yang cenderung berani bereksperimen.

Gambar Perpaduan Motif Batik
Perpaduan Motif Batik
Dalam memadukan motif batik, tidak usah takut untuk bereksperimen. Namun harus tetap mengkonsepnya terlebih dahulu agar tidak menjadi motif yang berantakan. Tidak ada salahnya bermain dengan tabrakan motif batik, memadukan antar motif, misal baju kain panjang wanita bermotif bunga hijau merah jambu dipadu dengan kaos polkadot hijau merah jambu, karena disini masih ada keserasian antara baju kain dan kaos. Contoh lain, Motif Parang Rusak Merah dipadu dengan motif Lok Can merah bata.
Sebaiknya motif yang ramai memadupadankan dengan motif yang lebih sederhana. Seperti motif batik Tumpal hijau dengan aksen merah muda dan merah jambu dipadu dengan balero batik Garut warna merah jambu bermotif Truntum yang lebih sederhana.

Pos terkait